September 28, 2022

Gina Classics

Gina Classic Blog

Denyut Nadi Normal dan Cara Menghitung Denyut Nadi

cara menghitung denyut nadi

Dalam sebuah film, mungkin anda pernah melihat suatu adegan dimana salah satu pemeran memegang bagian pergelangan tangan atau leher pemeran lain untuk memastikan seseorang masih bernyawa atau sudah mati.

Hal demikian, memang benar. Anda bisa merasakan denyut nadi di kedua bagian tersebut yang menandakan apakah jantung seseorang masih berdetak atau sudah berhenti berdetak.

Nah, dalam kehidupan sehari hari. Kira kria bagaimana sih cara menghitung denyut nadi secara normal?.

Kenapa Harus Menghitung Denyut Nadi

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa denyut nadi adalah gambaran mengenai detak jantung anda. Dengan menghitung denyut nadi anda bisa mengetahui berapa kali jantung bergerak dalam periode waktu satu menit.

Hal ini nantinya akan berguna untuk mengukur kesehatan seseorang. Misalnya orang yang memiliki denyut nadi rendah atau lambat bisa jadi ia mengidap tertentu yang berhubungan dengan jantung.

Sebaliknya, orang yang memiliki denyut nadi terlalu cepat bisa mengindikasikan penyakit tertentu dalam tubuhnya seperti misalnya penyakit demam, anemia, dekongestan dan lain-lain.

Berapa Denyut Nadi Normal

Untuk mengukur denyut nadi normal anda bisa melakukannya dengan sederhana seperti misalnya dengan memperhatikan denyut nadi di pergelangan tangan.

Adapun, untuk mengukur denyut nadi secara normal, ada baiknya anda mengukurnya saat keadaan sedang santai. Hal ini dikarenakan denyut natdi memang dapat bergerak secara cepat seperti misalnya sedang berolahraga.

Nah, untuk ukuran denyut nadi normal sendiri sebetulnya sangat bervariasi tergantung berapa usia anda.

  • Denyut nadi anak usia dibawah satu tahun memiliki denyut sekitar 100 sampai 160 kali permenit
  • Denyut nadi anak usia diantara 1 sampai 10 tahun adalah 70 sampai 120 kali permenit
  • Anak usia 11 sampai 17 tahun memiliki denyut nadi 60 sampai 100 kali permenit
  • Sedangkan orang dewasa rata rata mempunyai 60 sampai 100 kali detakan jantung permenit.

Secara umum, orang akan dikatakan memiliki denyut nadi dibawah normal jika ia memiliki denyut nadi dibawah 60 persetiap menitnya.

So, jika anda mendapati hal tersebut ada pada diri anda, tidak ada salahnya untuk mengkonsultasikan hal tersebut pada dokter.